Pada Masanya, Pesan-pesan Berantai Random ini Ngeri Banget lo. Kamu Pernah Dapat, Kan?

pesan-berantai-zaman-sms pesan-berantai-zaman-sms

Membandingkan hal-hal gaul di zaman sekarang dengan masa lalu, tentunya udah benar-benar berjarak Bertentangan. Sekarang mungkin kamu biasa menggunakan media sosial seperti WhatsApp, Line, Twitter, dan baknya. Namun 10 pedulin sebelum sekarang, pasti belum secanggih ini. Mentok-mentok paling pakai SMS jika ingin berkirim pesan. Itu pun harganya juga nggak murah, apalagi kalau beda provider.

Tapi, di masa-masa era SMS itulah deras kenangan tercipta sampai-sampai sekarang. Salah satunya adalah pesan berantai yang dikirim secara random dengan berbagai peraturan yang menyeramkan. Seperti misalnya mewajibkan si penerima untuk mengirimkan kembali ke 10 orang berkelainan. Zaman segitu belum merebak yang namanya kabar nggak jelas, dan tentu kita cuma manut-manut aja. Kalau dipikir-pikir kok lucu juga, ya~

Di era gaulnya SMS, pesan berantai alias broadcast secara random memang sering banget dikirim klop orang nggak jelas. Bentuknya pun bermacam-macam

Karena saking terbatasnya arus informasi dan pengetahuan yang memadai, broadcast di era SMS kadang ditanggapi dengan serius, nggak kayak sekarang ini. Efeknya pun jadi beragam, yang jelas nggak sejumput juga yang tertipu oleh hal-hal tersebut. Nah, khilaf satunya yang paling terkenal dan bikin rugi adalah pesan berantai mama minta pulsa ini. Bayangin tuh, berapa uang haram yang didapetin pelaku dari target-targetnya yang polos?

Meski merugikan secara finansial, tapi jenis pesan berantai di atas seakuratnya nggak banget menyeramkan kok. Sebab, ternyata ada lo modus lain yang entah apa tujuannya menyebarkan info seperti itu dengan dampak yang lebih ngeselin karena bikin kepikiran terus.

Kalau udah dapat SMS yang beginian, bikin kita nggak bisa tidur nyenyak semalaman, adanya cuma kepikiran dan jadi beban psikis

Dapet SMS mama minta pulsa udah biasa, dapet SMS terpotong karena kelewat panjang juga udah biasa, tapi lain ceriPertanyaan kalau dapet SMS yang satu ini. Bayangin, kamu malem-malem lagi rebahan di kasur sambil melek merem karena udah ngantuk, tiba-tiba HP bunyi dan ada SMS masuk kayak gini. Dijamin langsung auto melek lagi dan waswas sambil deg-degan super kencang.

Belum lagi kalau ada perintah disuruh share ke 10 orang lainnya, makin pusing pula kalau saat itu nggak ada pulsa. Soalnya, biasanya kalau udah pakai embel-embel disuruh nyebarin lagi, bakal diikutin dengan kalimat, “Kalau nggak disebarkan aku bakal datang ke tempat tidurmu.” Apa nggak bikin kacau tuh? Hadeeeh!

Ngaku aja deh, kamu pasti dulu tahu nurutin perintah dalam broadcast itu, kan? Sambil sekali-kali buat modusin gebetan biar dibales. Ketaker!

Beda penerima pesan, selisih pula cara menyikapinya. Kalau kamu dulu termasuk orang yang Andal gugup, kegembiraanr hati, mudah percaya, dan gegabah, udah pasti pernah untuk ikut menyebarkan pesan berantai alias broadcast yang berbau seram tadi. Namun dari sekian berlebihan orang, pasti ada aja satu dua yang melihat peluang berselisih.

Beberapa di antaranya adalah yang memakai broadcast seram untuk dikirim ke gebetan cuma buat modusin biar dapat bdalil SMS. Kalau udah dibalas, biasanya sih dilanjutin dengan SMS berjarak yang di ujung kalimatnya terpotong. Kalau udah begini, si penerima bakal makin penasaran apa kalimat selanjutnya. Memang, ternyata cikal bakal bucin dan berita nggak jelas itu udah ada dan tumbuh berdampingan sejak dulu, ya~