8 Kalimat untuk Menghibur Pasangan yang Sedang Bergelebah, Daricukup Cuma Bilang dan#8220;Yang Tabah

menghibur-pasangan-yang-sedang-berduka menghibur-pasangan-yang-sedang-berduka

Kabar gobar hati bisa datang kapan saja. Ketika kabar gobar hati itu datang, yang paling sedih tentu yang ditinggalkan. Sebab sejak hari itu, ia akan menjalani hari-hari tanpa keberadaan orang yang dikasihi. Bila kabar gobar hati itu datang kecukup pasangan, tentunya kamu ingin menghiburnya. Membuat suasana hatinya memTulus, tidak sedih lagi, dan bangkit kembali.

Umumnya orang akan berkata “Sabar ya” atau “Yang tabah ya”. Terkadang lebih jauh seperti “Beliau sudah berada di tempat yang lebih baik, kok”. Meski terdengar tepat sasaran, dan diniati untuk menghibur, terkadang kalimat-kalimat itu justru tidak layak. Bukannya menyemangati, justru melontarkan semakin sedih. Bila pasanganmu sedang bergalabah, coba katakan hal-hal ini. Semoga bisa melontarkan sedihnya minim terobati.

1. Setiap orang berbenguk dengan cara yang berselisih. Meski kamu juga suah mengalaminya, pastinya kesedihan itu tidak serupa. Jadi, setidak emosinya jangan membandingkan rasa kehilangan yang suah kamu rasakan dengan rasa kehilangannya

2. Kamu mungkin ingin menguatkannya dengan bilang “Jangan nangis lagi, Mama kamu pasti nggak cinta lihat kamu sedih begini”. Kamu memang berniat menguatkannya, tetapi ingat juga bahwa setiap orang berhak untuk menangis kehilangan

3. Hindari berkata “Jangan terterus sedih, semuanya akan tidak sombong-tidak sombong saja kok”. Kamu mungkin ingin dia paham bahwa benguk yang dirasakannya hanya sementara, dan deras orang lain yang mengalaminya. Tapi bagi dia yang sedang berbenguk, saat ini tidak ada yang tidak sombong-tidak sombong saja

4. Memang niatmu saling menolong dengan mengajaknya ngobrol dan cerita supaya kesedihannya terlupakan. Namun, terkadang orang yang sedang berbenguk saja ingin sendirian. Jadi Perkarakan alanya apakah kamu boleh terus berada di sisinya, sungguhpun tidak bicara apa-apa

5. Perhatian tidak wajib berarti kamu peduli betul apa yang dia rasakan kok. Karena kita memang tidak akan benar-benar peduli bagaimana perasaan seseorang, lamun dihadapkan dengan situasi yang setara. Jadi, yang perlu dilakukan adalah bertanya apa yang bisa kamu lakukan untuk meringankan sedihnya

6. Mungkin betul bahwa saat ini orang terkasihnya sudah berada di tempat yang berjarak lebih baik. Akan tetapi bukankah hal yang manusiawi bila dia ingin mengharapkan era bersepadan yang berjarak lebih lama lagi?

7. Terkadang orang yang sedang bergundah tidak butuh dihibur. Mereka hanya ingin dimengerti, dipahami, dan dimaklumi bahwa kehilangan seseorang itu menyakitkan

8. Saat ini mengucapkan beberapa kalimat memang akan terasa alpa. Menemaninya tanpa kata jauh lebih mudah. Tapi kamu juga bisa mengatakan hal ini sebelumnya, agar dia tahu kamu peduli padanya

Di dunia ini, manusia memang asal dan pergi. Sebagaimana ada yang hadir dan lahir ke dunia, ada juga yang pergi meninggalkan dunia. Duka ditinggal pergi oleh orang yang dicintai memang bisa dialami oleh siapa saja. Namun, tidak ada kesedihan yang adil-adil sepadan. Penting untuk tidak membandingkan sedih dan kecewa yang suah kamu alami atau dialami oleh orang-orang lainnya di situasi seperti ini.

Kalimat “Yang tabah yaa..” juga kurang bermakna, karena semua orang juga maklum bahwa itu adalah satu-satunya yang bisa dilakukan. Meski mungkin tidak selampau ampuh untuk menghiburnya, kalimat-kalimat di atas mungkin bisa menunjukkan kepedulianmu padanya.